Kuliner Khas Perayaan Imlek

Kuliner Khas Perayaan Imlek

Kuliner Khas Perayaan Imlek – Tidak berasa perayaan Tahun Baru Imlek akan selekasnya datang. Dan di tahun baru Imlek 2569, sebagai tahun shio Babi.

Ada banyak adat yang penting dilaksanakan saat rayakan Imlek, diantaranya ialah makan bersama-sama dengan keluarga besar.

Kuliner Khas Perayaan Imlek, Ternyata Ada Filosofinya

Dan dari tahun ke tahun, secara turun turun, keluarga Tionghoa di Indonesia rayakan Imlek selalu menyajikan beberapa hidangan makanan harus yang mempunyai arti tertentu.

Dan menurut keyakinan turun-temurun keluarga Tionghoa, beberapa makanan ini sebagai lambang pengharapan dan doa supaya pada tahun yang baru, semua bagian keluarga dilimpahi kesehatan dan peruntungan.

Baca Juga: Kuliner Bali Incaran Turis

Sama seperti dengan perayaan tahun baru, Imlek adalah perayaan penting untuk warga Tionghoa. Imlek sendiri juga dikenal sebagai perayaan penting untuk tentukan beruntung warga Tionghoa di penjuru dunia sepanjang setahun di depan.

Salah satunya budaya Imlek yang terpopuler ialah barongsai, lampion dan ornament-ornamen warna merah. Disamping itu perayaan imlek tidak dapat dilepaskan dengan makanan dan kulineran ciri khas. Ada banyak tipe makanan yang selalu didatangkan saat perayaan imlek. Bukan hanya sajian makan, makanan ciri khas imlek punyai filosofi tertentu. Ingin tahu dengan filosofi dan makanan ciri khas perayaan imlek? Yok langsung baca di bawah ini!

Siu Mie juga dikenal sebagai mie usia panjang.

Mie ini harus dihidangkan tanpa terpenggal sebagai simbol usia yang panjang Siu Mie atau mie panjang usia ini sering datang dalam perayaan Imlek. Karena Siu mie ini menyimbolkan usia yang panjang, kebahagiaan, dan luapan rezeki untuk orang yang mengkonsumsinya. Langkah mengonsumsi siu mie benar-benar unik, mie ini dikonsumsi secara utuh tanpa digigit, bila terputus bermakna mempunyai arti yang buruk. Mi baru bisa digigit dan dikunyah sesudah semua bagiannya telah ada dalam mulut. Siu mie dihidangkan seperti mi goreng biasanya, memakai kol, sawi, udang, bakso, ayam, atau sosis.

Sajian pertama kali yang harus ada saat perayaan imlek ialah Siu Mie. Siu Mie juga dikenal sebagai mie panjang yang disajikan secara dimasak. Mie satu ini sebagai simbol panjang usia dalam adat China. Atas landasan itu, seorang yang mengolah dilarang untuk menyuguhkan mie yang terpenggal. Bila mie terpenggal saat disajika karena itu dipercayai dapat mempersingkat umur.

Kue keranjang ialah simbol kerukunan keluarga.

Tidak jarang-jarang warga Tiongkok sama-sama membagi kue keranjang pada tetangganya walau tidak rayakan imlek

Kue keranjang sebagai lambang beberapa makanan saat perayaan Imlek, rasanya kurang komplet bila tidak ada Kue keranjang saat perayaan Imlek. Kue keranjang bisa juga disebutkan Nian Gao, yang bermakna kue tahunan hanya karena dibikin satu tahun sekali di tahun baru Imlek. Arti dari kue keranjang ini sebagai wujud keinginan supaya terus berpadu. Kecuali arti itu, bila kue keranjang diatur bersusun karena itu artinya supaya mengharap memperoleh kemakmuran.

Bukan imlek rasanya bila tidak ada kue keranjang. Kue memiliki tekstur dodol ini populer sebagai sajian harus saat imlek. Bahkan juga kadang warga Tionghoa membagi kue keranjang ini pada tetangganya yang tidak rayakan imlek. Ini karena filosofi kue keranjang yang paling dalam. Kue ini sebagai simbol keluarga yang berpadu dan kehidupan yang rukun. Khusus saat imlek, kue keranjang dihidangkan dengan bersusun. Timbunan kue keranjang punyai filosofi yang bermakna simbol penghasilan, status, dan perkembangan anak yang lebih bagus.

Pada keyakinan Tiongkok, bebek dan ayam ialah dua hewan yang serakah.

Untuk menghindar karakter jelek itu dua makanan ini disajikan saat imlek tanpa dipotong

Dalam perayaan Imlek, ayam atau bebek umumnya diolah dan dihidangkan secara utuh tanpa dipotongi. Ini diartikan sebagai keinginan supaya keluarga masih bersama, masih utuh, dan berbahagia. Disamping itu, ayam atau bebek jadi lambang udara yang mempunyai makna kesetiaan dan ketaatan. Menurut adat Tiongkok, ayam dan bebek dimisalkan mempunyai karakter yang serakah hingga dengan melahap dagingnya orang akan terbebas dari karakter jelek itu.

Makanan seterusnya yang perlu perlu ada ialah seekor bebek atau ayam. Umumnya, ayam atau bebek dihidangkan utuh tanpa dipotong, dengan bahasa sunda makanan ini lebih wajar disebutkan bakakak. Ayam atau bebek sendiri menyimbolkan kesetiaan dan ketaatan. Dalam budaya Tiongkok, bebek atau ayam dikenali sebagai hewan yang mempunyai karakter serakan. Saat perayaan imlek, sajian bebek dihidangkan supaya bagian keluarga terbebas dari karakter jelek itu

Kue mangkok umumnya disajikan di atas timbunan kue keranjang.

Menurut keyakinan, makin beberapa orang yang sukses mengonsumsi kue mangkok karena itu makin mujur dia pada tahun yang kedepan

Kecuali kue keranjang, imlek juga sama dengan kue mangkok. Berlainan dengan kue keranjang yang punyai struktur serupa dodol, kue mangkok sendiri dibuat dari tepung beras. Kue ini umumnya disajikan bersama-sama dengan timbunan kue keranjang. Kue mangkok akan tersimpan pada bagian atas. Kabarnya, bila makin banyak seorang melahap kelopak kue mangkok karena itu makin mujur dia pada tahun mendatang.

Jeruk Mandarin yang disajikan saat perayaan imlek menyimbolkan kemakmuran rejeki

Kecuali kue dan makanan asin, ada pula buah yang dipakai dan sama degan perayaan imlek. Kecuali bermanfaat sebagai sajian penutup sesudah melahap bermacam makanan, jeruk sendiri menyimbolkan kemakmuran rezeki untuk warga Tionghoa. Disamping itu ada pula versus yang menyebutkan jika jeruk Mandarin sebagai lambang dari kesejahteraan di kehidupan.

Manisan sisi delapan Kuliner Khas Perayaan Imlek

Makanan satu ini terlepas dari perayaan Imlek. Manisan sisi delapan ini dibungkus berupa sisi 8 dan berisi bermacam camilan. Manisan sisi delapan ini disebutkan dengan tray of togetherness atau prosperity box. Pada sebuah box tray of togetherness atau prosperity box umumnya berisi manisan-manisan:

  • Manisan melon, menyimbolkan kesehatan dan perubahan hidup.
  • Jeruk kumquat, menyimbolkan kemakmuran dan emas.
  • Kelapa kering atau kelapa fresh, menyimbolkan persatuan dan pertemanan.
  • Kelengkeng, menyimbolkan banyak anak.
  • Biji teratai, menyimbolkan kesuburan.
  • Buah leci, menyimbolkan ikatan keluarga yang kuat.
  • Kacang tanah, menyimbolkan doa supaya panjang usia.
  • Semangka merah, menyimbolkan kebahagiaan dan kejujuran.

Kuliner Khas Perayaan Imlek Lantas ada makanan sup delapan wujud.

Sama dengan namanya, sup ini dibuat dari 8 bahan landasan. Kecuali rasanya yang nikmat, makanan ini umumnya disajikan sebagai keinginan keberhasilan usaha

Sup delapan wujud ialah makanan ciri khas imlek yang cukup asing di telinga orang non-Tionghoa. Sajian ini disebutkan sup delapan wujud karena dia memakai delapan bahan landasan. Beberapa bahan yang dipakai untuk bikin sajian ini diantaranya teripang, jamur, ikan, udang, perut ikan, abalone, kerang kering, kacang ginko, jamur hitam dan biji lotus. Kecuali rasanya yang nikmat dan hangat, sup delapan wujud sebagai simbol dan keinginan. Warga Tiongkok mengharap usaha yang mereka punyai dalam berkembang lebih cepat pada tahun kedepan.

Yu Sheng ialah salad-nya orang Tionghoa.

Makanan satu ini menyimbolkan peruntungan. Saat sebelum mengkonsumsinya, umumnya orang harus mengusung Yu Sheng setinggi kemungkinan

Lalu ada makanan Yu sheng. Untuk kamu yang masih belum tahu, Yu Sheng ialah saladnya masayarakat Tiongkok. Yu sheng sendiri pada intinya sebagai salada yang berisi potongan lembut buah dan sayur. Sebagai macam kadang yu sheng ditambah potongan ikan salmon atau tuna. Yu sheng sendiri sebagai simbol dari peruntungan. Saat melahap sajian ini, orang harus mengusung yu sheng setinggi kemungkinan supaya peluang keinginannya terkabulkan makin tinggi.

Bermacam manisan yang disajikan saat imlek masing-masing menyimbolkan keinginan dan doa.

Seperti semangka yang menyimbolkan kebahagiaan dan kejujuran dan lengkeng yang menyimbolkan kesuburan

Paling akhir ada manisan. Umumnya makanan kecil ini dimasukkan dalam sebuah tempat. Tempat ini simpan berisikan banyak manisan yang punyai artinya semasing. Beberapa salah satunya ialah manisan melon yang menyimbolkan perubahan kesehatan. Kelapa kering menyimbolkan pertemanan dan kesatuan, lengkeng menyimbolkan kesuburan dan banyak anak, biji teratai menyimbolkan kesuruburan. Lantas ada leci yang disebut simbol ikatan keluarga, kacang tanah simbol panjang usia dan semangka merah yang menyimbolkan kebahagiaan dan kejujuran dalam keluarga.

Nach itu ia beberapa makanan ciri khas imlek yang mempunyai filosofi dalam. Bagaimana menurut kalian SoHip? Apa kalian pernah mengonsumsi salah satunya sajian di atas saat imlek?